Wednesday, 28 May 2014

CARA TERNAK BURUNG KACER DAN CARA MERAWATNYA

CARA TERNAK BURUNG KACER DAN CARA MERAWATNYA

Cara Ternak Burung Kacer : Burung kacer sekarang marak untuk peliharaan di rumah ataupun untuk peliharaan di rumah dan mungkin bisa juga untuk bisnis burung. Burung Kacer atau Magpie Robin yang populer di Indonesia saat ini ada dua jenis, yakni kacer hitam yang sering disebut kacer jawa (Copsychus sechellarum) dan kacer poci (Copsychus saulari) satau kacer sekoci yang sering disebut kacer sumatra. Burung ini memang masih berkerabat yakni sama-sama dalam genus Copsychus.
Perbedaan keduanya yang menyolok hanyalah pada warna bulu hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua di bagian dada sampai dekat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui kacer poci warna hitam hanya sampai dada dan ke bawah hingga kloaka berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat mirip dengan kacer poci atau kacer sumatra adalah kacer madagaskar (Copsychus albospecularis).

CARA TERNAK BURUNG KACER DAN CARA MERAWATNYA


Memiliki suara yang keras, nyaring dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil membuka ekor serta mengeluarkan suara kicauan yang merdu. Burung ini sangat menyukai udara panas.
Kacer hitam (Copsychus sechellarum) atau Seychelles Magpie Robin penyebarannya mulai dari Seychelles (Afrika), Jawa dan Kalimantan (Indonesia). Seluruh tubuh berwarna hitam, kecuali pada sayap terdapat warna putih. Kemampuan berkicau sangat baik dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil memainkan ekor. Volume suara sedang. Jenis ini juga sangat suka dengan udara panas.

Kacer madagaskar
Sementara itu kacer madagaskar atau Madagascar Magpie Robin (Copsychus albospecularis) terdiri dari dari 3 subspecies, yakni pica, albospecularis dan inexpectatus. Seluruh subspecies Copsychus albospecularis ini tersebar di wilayah Madagascar Afrika.
Bagian leher sebelah atas, punggung dan ekor berwarna hitam kebiru-biruan. Kemampuan berkicaunya tidak kalah dari kedua sepupunya C. saularis dan C. sechellarum.
Selain dari ketiga species di atas, ada satu jenis kacer lagi yang beredar di kalangan pedagang dan pemilik burung kacer, yaitu Kacer Blorok. Jenis ini menurut anggapan kebanyakan orang maupun peneliti adalah merupakan hasil perkawinan silang yang terjadi di alam, antara Kacer Hitam Putih (C. saularis) dengan Kacer Hitam (C. sechellarum).


1. Kandang ternak
Yang butuh di perhatikan didalam pembuatan kandang ternak merupakan ukuran panjang 90 cm lebar 90 cm serta tinggi 180 cm, kenapa ukurannya 90x90x180 ? dikarenakan ukuran tersebut sesuaikan dengan lebar strimin, tiap-tiap pembelian strimin memiliki lebar standar 90 cm.

Untuk rangka kandang merupakan dari kayu balo, pemakaian kayu ini mengingat karakter kayu yang keras, insyaallah tahan pada serangan rayap serta cuaca serta harga nya relatif lebih murah daripada kayu jati.

Kriteria yang ideal untuk sesuatu cara ternak burung kacer adalah :

a. tumbuh-tumbuhan
b. kolam/ dapat diakali dengan cawan dari tanah liat / atau kaleng roti yang diisi air
c. area makan serta minum
d. pangkringan
e. glodok sarang
f. tulang sotong

2. indukan burung
Mutu indukan kacer memiliki dampak pada mutu anakannya, oleh karena itu, indukan kacer sebaiknya dipilih yang memiliki mutu bagus yang cirinya lebih kurang seperti berikut :

 - tidak cacat dengan fisik
 - wujud badan yang besar serta



Advertise
panjang
 - gerakkan gesit, enerjik, serta sorot mata tajam
 - sudah memasuki periode birahi ( kurang lebih diatas 10 bln. )
 - rajin berkicau

catatan :
a. indukan jantan dapat datang dari tangkapan muda rimba yang telah berusia kian lebih 10 bulan
b. indukan betina diusahakan melacak indukan betina yang telah jinak, umumnya indukan betina yang telah jinak datang dari burung hasil penangkaran juga yang berusia lebih kurang 1 th. ke atas.

3. Penjodohan
Masukkan calon indukan jantan ke didalam kandang penangkaran, lantas masukkan calon indukan betina kedalam sangkar harian lantas tempel terus sangkar harian tersebut ke kandang penangkaran atau masukkan sangkar harian tersebut ke didalam kandang penangkaran, lantas diamati sampai ke-2 calon indukan terlihat akur, didalam perihal ini si jantan dapat berkicau terus-terusan serta ditanggapi oleh si betina yang hinggap di dasaran sangkar sembari ngleper-ngleper. jika telah ada sinyal tanda layaknya perihal tersebut baru si betina terlepas ke kandang penangkaran.

4. Periode bertelur
Sesudah indukan digabung tidak sebagian lama si betina dapat bertelur, umumnya burung kacer bertelur 2-3 butir, janganlah lupa senantiasa sediakan tulang sotong sepanjang sistem penjodohan dikarenakan tulang sotong amat menolong didalam sistem pembuatan cangkang telur agar kuat.

5. Pengeraman
Periode pengeraman pada burung kacer umumnya berkisar sepanjang 14 hari sejak telur pertama keluar.

6. Periode penetasan
Sesudah burung kacer mengerami telurnya sepanjang 14 hari, jadi telur dapat menetas. perhatian : untuk tahu apakah telur burung kacer telah menetas atau belum baiknya dengan lihat keadaan lingkungan kandang lebih kurang adakah sisa cangkang telur yang dibuang atau tidak, baiknya untuk untuk jaga-jaga sesudah usia pengeraman 10 hari tiap-tiap pagi mengeceknya, andai kata telah ada sisa cangkang yang dibikin segera berikan makanan tambahan berbentuk kroto fresh serta jangkrik.

7. Meloloh
Pada saat meloloh, cukup berikan makanan hidup ( jangkrik, belalang, ulat, kroto ) tiap-tiap pagi, siang saat 10 serta saat 2 serta sore hari. sampai dengan si anak keluar dari glodok serta akan makan sendiri.
Umumnya anakan usia 3 minggu telah dapat keluar glodok, usia 4 minggu anakan telah studi makan dengan langkah turut mematuk-matuk jangkrik yang didapatkan dari induknya, namun untuk dapat makan sendiri usia 5 minggu. anakan kacer usia 3 minggu telah mulai keluar sarang

8. Mensapih anak
Mensapih anak saat, si anak telah akan makan sendiri atau saat si indukan telah mulai mematuki anak saat anak mendekat, itu tandanya si indukan telah akan bertelur lagi.

Sesudah perihal tersebut, segera si anak disapih didalam kurungan tersendiri. untuk membiasakan si anak makan voor, tiap-tiap pagi serta sore diberi kroto yang digabung dengan voor halus. untuk burung hasil penangkaran amat gampang sekali membiasakan dengan voor.

ternak lele cuma 2 bulan sudah panen "modal kaki lima hasil bintang lima"

SENIN, 01 JUNI 2009



lele berumur 1 bulan panen 2 bln size 7 - 8/kg

assalamu'alaikum Wr. Wb. salam kenal untuk smua rekan yang sudah buka blog ini
sya baru tau bahwa ternak lele itu sangat menguntungkan dan sangat menyenangkan, apalagi klu memberi makan lele, alama..........ak semua kesusahan, kesulitan, kesedihan smuanya sirna.
dan tidak terlalu sulit untuk ternak lele klu ada air yang melimpah dan tanah kosong yang cukup luas dan kita punya niat maka smua tidak ada kata sulit, tp klu 
ternak lele dibuat untuk coba2 saya yakin tidak akan berhasil, krn ternak lele membutuhkan semangat yang kuat didalam jiwa dan raga untuk berternak lele, selain itu berternak lele dapat menjadi hiburan tersendiri untuk hasil sangat memuaskan, dan ternak lele tidak membutuhkan biaya yang banyak cukup 4 juta kita bisa ternak lele dengan hasil yang memuasakan dan keuntungan yang besar, dijamin klu punya niatan yang kuat 3 panenan sudah kembali modal, saya sekali panen 2 bulan, tp normalnya 3 bln, nggak percaya buktikan dan silakan ternak lele,ingin tau caranya ?
cara 1
1. siapkan lahan minimal luasnya 12m x 8m
2. buat lahan tersebut menjadi 4 bagian, 2 bagian 3m x 4m, dan dua bagian lagi 3m x 5m
3. buatlah rancangan pagar persegi yang terbuat dari bambu seperti ukuran diatas untuk tempat terpal ( biaya kurang lebih 500 ribu )
4. siapkan terpal plastik ukuran 5m x 6m = 2 buah dan ukuran 5m x 7m = 2 buah ( harga 600 ribu )
5. klu terpal sudah siap maka kita bisa mengisi air didalam terpal ketinggian 30 cm,diamkan selama semalam kemudian dibuang airnya. dan kita isi lagi terpal tersebut dengan air dengan ketinggian 30 cm
6. kemudian kita bisa beli bibit lele, usahakan bibit lele ukuran 7 - 9 harga @Rp. 130 per ekor ( 10.000 ekor x 130 = 1.300.000
7. beli pakan pelet 8 karung harga @ Rp.200rb (NB : diberi pakan tambahan, seperti batang ayam, usus ayam, bekecot, dll
8. dan dalam waktu 2 - 3 bln kita sudah siap panen, biasanya hasil panen minimal 600 kg maksimal 9oo kg, dan rata2 750 kg, ( 750 kg x 9.000 = Rp. 6.750.000 ), dan hasilnya (laba) anda hitung sendiri
9. selamat mencoba dan smoga berhasil amii.....................n

cara 2
untuk pemula hati - hati dengan cara memberi makan bibit lele, karena kalau anda salah cara memberi makan bibit ikan lele maka pertumbuhannya juga akan lamban, kemudian lihat airnya kalau airnya sudah bau harus segera di ganti,air kotor itu belum tentu bau jadi dilihat kalau ikan lelenya kok mengambang maka airnya minta diganti, cara ganti ada 2 cara yang pertama air di keluarkan setengan bagian kemudian di isi air yang baru sebanyak air yang dikeluarkan tadi, cara yang kedua ganti airnya dengan menguras semua airnya kemudian ganti yang baru sma seperti yang tadi.
klu semua cra tadi sudah dipraktekkan maka ikan lele anda setelah 2 bln - 2,5 bln bisa dipanen
cara 3
makanan lele adalah pelet apung, dan ikan lele 1 kg itu membutuhkan pakan pelet apung 1kg,klu anda hitung-hitung pakan lele dan bibit maka hitungan ternak ikan lele tidak ada labanya, karena biaya pakan lele dan bibit sama dengan uang hasil lele yang dipanen, cara yang bisa mengirit pakan lele adalah dengan cara memberi pakan tambahan seperti di desa saya brondong diberi pakan ikan plirik (ikan yang terbuang dengan harga yang sangat murah) per kg harganya antara Rp. 1.500 - Rp. 2.000, kiota bandingkan dengan harga pelet lele 1 kg nya Rp. 7.000, dan klu normalnya ikan lele 10.000 ekor akan menghabiskan pakan pelet 16 karung (30kg), klu kita siasati dengan pakai pakan tambahan maka sampai panen akan membutuhkan 8 karung, saya biasanya cuma habis 6-8 karung sampai panen dengan saya beri pakan tambahan.
selamat mencoba !!!!!!!

#WAHYOE

Cara Ternak Jangkrik Lengkap "modal kaki lima hasil bintang lima"

Cara Ternak Jangkrik Lengkap

Cara Ternak Jangkrik - Budidaya Petani. Sekarang ini budidaya/ ternak jangkrik sudah banyak yang membudidayakannya.  Tentunya jika ternak jangkrik benar-benar dilakukan dengann teknik yang benar maka hasinya pun akan bagus. Pada kesempatan ini blog budidaya petani  akan menyajikan artikel tentang Teknik Cara Ternak Jangkrik, selamat menyimak.

1.SEJARAH SINGKAT
Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di Indonesia, budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus)sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yg diadakan dibanyak kota. Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yg dibutuhkan utk produksi telur yg akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu. Sedangkan utk produksi jangkrik utk pakan ikan & burung maupun utk diambil tepungnya, hanya memerlukan 2-3 bulan. Jangkrik betina mempunyai siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. dlm siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.
Penyebaran jangkrik di Indonesia adalah merata, namun utk kota-kota besar yg banyak penggemar burung & ikan, pada awalnya sangat tergantung utk mengkonsumsi jangkrik yg berasal dari alam, lama kelamaan dengan berkurangnya jangkrik yg ditangkap dari alam maka mulailah dicoba utk membudidayakan jangkrik alam dengan diternakkan secara intensif & usaha ini banyak dilakukan dikota-kota dipulau jawa.

2. SENTRA PERIKANAN
Telah diutarakan didepan bahwa utk sementara ini, sentra peternakan jangkrik adalah dikota-kota besar dipulau jawa karena kebutuhan dari jangkrik sangat banyak. Sedangkan diluar pulau jawa sementara ini masih banyak didapatkan dari alam, sehingga belum banyak peternakan-peternakan jangkrik.

3. JENIS
Ada lebih dari 100 jenis jangkrik yg terdapat di Indonesia. Jenis yg banyak dibudidayakan pada saat ini adalah Gryllus Mitratus & Gryllus testaclus, utk pakan ikan & burung. Kedua jenis ini dpt dibedakan dari bentuk tubuhnya, dimana Gryllus Mitratus wipositor-nya lebih pendek disamping itu Gryllus Mitratus mempunyai garis putih pada pinggir sayap punggung, serta penampilannya yg tenang.

4. MANFAAT
Jangkrik segar yg sdh diketahui baik utk pakan burung berkicau seperti poksay, kacer & hwambie serta utk pakan ikan, baik juga utk pertumbuhan udang & lele dlm bentuk tepung.

5. PERSYARATAN LOKASI
  1. Lokasi budidaya harus tenang, teduh & mendapat sirkulasi udara yg baik.
  2. Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya & lain sebagainya.
  3. Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Ternak jangkrik merupakan jenis usaha yg jikatidak direncanakan dengan matang, akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yg perlu dilakukan dlm merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik, merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana & melaksanakan usaha ternak jangkrik.
  1. Penyiapan Sarana & Peralatan

    Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yg teduh & gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi utk kandang peneluran. utk menjaga kondisi kandang yg mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah & diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun & daun-daun lainnya utk tempat persembunyian disamping utk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dlm sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkriktidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yg ditutup kasa utk memberikan sirkulasi udara yg baik & utk menjaga kelembapan kandang. utk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik,tidak ada ukuran yg baku. yg penting sesuai dengan kebutuhan utk jumlah populasi jangkrik tiap kandang. 

    Menurut hasil pemantauan dilapangan & pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dpt dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun utk mengirit biaya, maka dinding kandang dpt dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, & kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. utk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak & serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yg berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yg dilumurkan ditiap kaki penyangga.
  2. Pembibitan
    1. 1) Pemilihan Bibit & Calon Induk
      Bibit yg diperlukan utk dibesarkan haruslah yg sehat,tidak sakit,tidak cacat (sungut atau kaki patah) & umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yg baik adalah jangkrik-jangkrik yg berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yg lebih baik. Kalaupun induk betinatidak dpt dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dpt dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif. 
      Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, & induk jantan yg baik adalah sebagai berikut:
      1. Indukan:
        • sungutnya (antena) masih panjang & lengkap.
        • kedua kaki belakangnya masih lengkap.
        • bisa melompat dengan tangkas, gesit & kelihatan sehat.
        • badan & bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
        • pilihlah induk yg besar.
        • dangan memilih jangkrik yg mengeluarkan zat cair dari mulut & duburnya apabila dipegang.
      2. Induk jantan:
        • selalu mengeluarkan suara mengerik.
        • permukaan sayap atau punggung kasar & bergelombang.
        • tidak mempunyai ovipositor di ekor.
        • Induk betina:
        • tidak mengerik.
        • permukaan punggung atau sayap halus.
        • ada ovipositor dibawah ekor utk mengeluarkan telur.
    2. Perawatan Bibit & Calon Induk
Perawatan jangkrik yg sdh dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan & dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yg lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa & laba-laba. utk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yg biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran & dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.
    1. Sistem Pemuliabiakan
Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yg dikenal adalah dengan mengawinkan induk jantan & induk betina, sedangkan utk bertelur ada yg alami & ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati & telur yg diperolehtidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.
    1. Reproduksi & Perkawinan
Induk dpt memproduksi telur yg daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yg bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yg khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk & kadang-kadang ditambah dengan vitamin.
Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih & lem kayu, & diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu & serutan kayu.
Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yg dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina & jantan 10 : 2, agar didapat telur yg daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sdh selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agartidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dlm disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dpt juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telurtidak merata matangnya (daya tetas).
    1. Proses kelahiran
Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yg permukaan dlm kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yg lembut. dlm satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari & telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.
  1. Pemeliharaan
    1. Sanitasi & Tindakan Preventif
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dlm pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yg sangat penting. utk menghindari adanya zat-zat atau racun yg terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu & diolesi lumpur sawah. utk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki & setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yg berisi air.
    1. Pengontrolan Penyakit
Untuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yg sehat & dipisahkan dari yg sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yg berjamur karena dpt menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yg basah juga dpt menyebabkan timbulnya penyakit.
    1. Perawatan Ternak
Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yg harus diusahakan sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab & gelap, maka yangtidak kalah pentingnya adalah gizi yg cukup agartidak saling makan (kanibal).
    1. Pemberian Pakan
Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yg dibuat dari kacang kedelai, beras merah & jagung kering yg dihaluskan. Setelah vase ini, anakan dpt mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda & gambas. Sedangkan utk jangkrik yg sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan ada juga yg menambah pakan utk ternak yg dijodohkan anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk & beberapa vitamin yg dihaluskan & dicampur menjadi satu.
    1. Pemeliharaan Kandang
Air dlm kaleng yg terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali & kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang.

7. HAMA & PENYAKIT
  1. Penyakit, Hama & Penyebabnya
Sampai sekarang belum ditemukan penyakit yg serius menyerang jangkrik. Biasanya penyakit itu timbul karena jamur yg menempel di daun. Sedangkan hama yg sering mengganggu jangkrik adalah semut atau serangga kecil, tikus, cicak, katak & ular.
  1. Pencegahan Serangan Hama & Penyakit
Untuk menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan & daun tempat berlindung yg tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dpt diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng yg berisi air, minyak tanah atau mengoleskan gemuk pada kaki kandang.
  1. Pemberian Vaksinasi & Obat
Untuk saat ini karena hama & penyakit dpt diatasi secara prefentif, maka penyakit jangkrik dpt ditekan seminimum mungkin. Jadi pemberian obat & vaksinasitidak diperlukan.

8. PANEN
  1. Hasil Utama
Peternak jangkrik dpt memperoleh 2 (dua) hasil utama yg nilai ekonomisnya sama besar, yaitu: telur yg dpt dijual utk peternak lainnya & jangkrik dewasa utk pakan burung & ikan serta utk tepung jangkrik.
  1. Penangkapan
Telur yg sdh diletakkan oleh induknya pada media pasir atau tanah, disaring & ditempatkan pada media kain yg basah. utk setiap lipatan kain basah dpt ditempatkan 1 sendok teh telur yg kemudian utk diperjual belikan. Sedangkan utk jangkrik dewasa umur 40-55 hari atau 55-70 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap, ditangkap dengan menggunakan tangan & dimasukkan ketempat penampungan utk dijual.

Demikian artikel tentang Teknik Cara Budidaya/ Beternak Jangkrik, semoga bermanfaat.


Terimakasih atas kunjungannya di halaman ini!!! 

Special Thanks to :
1. Ida Sang Hyang Widi Wasa
2. Pengunjung
3. Pengikut

Saturday, 24 May 2014

HATI NURANI , WAJIB SHARE

Daftar Harga Knalpot Racing 2014 Lengkap

Daftar Harga Knalpot Racing TERBARU 2014 & Lengkap

.24,05,2014
Harga knalkpot Racing akrapovic, Harga Knalpot R9, Harga Knalpot NOBI, Harga Knalpot AHRS, Beberapa Harga Knalpot Racing akan di ulas di sini dan Selamat datang saya ucapkan kepada para pengunjung beliknalpot.com, setelah saya memberikan sedikit ulasan mengenai Cara Mengatasi Suara Nembak Knalpot Ninja 250 Karbu, kali ini saya akan mencoba memberikan informasi tetang Daftar Harga Knalpot Racing Desember 2013.
Mungkin sebagian dari kita sangat ingin tahu berapa harga knalpot di pasaran indonesia saat ini, dan di sini saya mencoba memberitahu sedikit yang saya tahu, dan beberapa daftar harga knalpot ORI maupun Custom. Berikut adalah beberapa dari yang saya tahu, dan semoga membantu anda untuk mencarinya.


Merk
Type
Price (IDR)
Akrapovic Thai
Slip On Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
6.500.000
Akrapovic Thai
Slip On Titanium, Kawasaki Ninj 250 R
6.300.000
Arrow
Full System, Kawasaki Ninja 250 R
8.200.000
CLD
Slip On, Kawasaki Ninja 250 R
1.500.000
CLD
Slip On Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
2.500.000
CLD
Full System Stainless
2.000.000
CLD
Full System Phyton
2.800.000
CLD
Full System Carbon
3.000.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Yamaha Jupiter MX 135 LC
350.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Yamaha Mio
350.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Yamaha Jupiter Z
300.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Honda Absolute Revo
300.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Honda Vario
350.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Honda Supra X 125/ Karisma
300.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Suzuki Shogun 125 (Silent)
300.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Suzuki Satria FU-150
350.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Suzuki Smash
300.000
Daytona
Racing Steel Muffler, Suzuki Skywave
300.000
Leo Vince
Full System, Kawasaki Ninja 250 R
7.500.000
Nassert Beet
Full System, Kawasaki Ninja 250 R
13.300.000
Nassert Beet
Full System International Model, Kawasaki Ninja 250 R
12.800.000
Nassert Beet
Slip On, Kawasaki Ninja 250 R
5.800.000
R9 Racing Generation
Mugello Full System-Silencer Half Blue, Kawasaki Ninja 250 R
2.100.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Kawasaki Ninja 250 R
3.800.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Kawasaki Ninja 250 RR
1.400.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Kawasaki Athlete
1.200.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Kawasaki KLX 150
700.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Kawasaki KLX 250
1.350.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda CBR 150
3.200.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Tiger 2000/Revo
1.450.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda CS-1
1.000.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Mega Pro
850.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Vario
900.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Beat
650.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Karisma/Supra X 125
575.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Revo
575.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Honda Blade
675.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha Scorpio Z
1.000.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha Jupiter MX 135 LC
850.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha V-Ixion
900.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha Mio
650.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha Mio (Road Race)
900.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha Nouvo
850.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Yamaha Jupiter Z
575.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Suzuki Satria FU-150
850.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Suzuki Thunder 125
900.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Suzuki Shogun 125
575.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Suzuki Shogun SP
575.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Suzuki Skywave
650.000
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Bajaj Pulsar 180
900.000
Merk
Type
Price (IDR)
R9 Racing Generation
Mugello New Full System-Silencer Half Blue, Bajaj Pulsar 200
1.100.000
R9 Racing Generation
Motegi Full System-Silencer CNC, Kawasaki Ninja 250 R
2.000.000
R9 Racing Generation
Motegi New Full System-Silencer CNC, Kawasaki Ninja 150 RR
1.400.000
R9 Racing Generation
Motegi New Full System-Silencer CNC, Kawasaki Ninja 150 R
1.200.000
R9 Racing Generation
Catalunya Full System-Silencer Trioval Black or Silver, Ninja 250 R
1.950.000
R9 Racing Generation
Catalunya New Full System-Silencer Trioval Black or Silver, Honda Tiger
675.000
R9 Racing Generation
Catalunya New Full System-Silencer Trioval Black or Silver, Yamaha Scorpio
675.000
R9 Racing Generation
Catalunya New Full System-Silencer Trioval Black or Silver, Yamaha V-Ixion
675.000
R9 Racing Generation
Monza Carbon Full System-Silencer Real Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
9.000.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Kawasaki Ninja 250 R
2.800.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Kawasaki KLX 150
1.250.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Kawasaki KLX 250
3.000.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Honda CBR 150
1.750.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Honda Tiger
1.150.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Yamaha V-Ixion
1.100.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Yamaha Mio
1.000.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Yamaha Jupiter MX 135 LC
900.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Suzuki Satria FU-150
900.000
R9 Racing Generation
Monza Blue Full System-Silencer CNC W/Blue, Minerva R 150
900.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Kawasaki KLX 150
1.250.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Kawasaki Ninja 250 R
2.800.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Kawasaki KLX 250
3.000.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Honda CBR 150
1.750.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Honda Tiger
1.150.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Yamaha V-Ixion
1.100.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Yamaha Jupiter MX 135 LC
900.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Suzuki Satria FU-150
900.000
R9 Racing Generation
Mugello NG System-Silencer Stainless Half Blue, Minerva R 150
900.000
Remus
Slip On Hexacome Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
6.500.000
Remus
Slip On Oval Alumunium, Kawasaki Ninja 250 R
6.000.000
Sportisi
Short, Kawasaki Ninja 250 R
2.400.000
Sportisi
Long, Kawasaki Ninja 250 R
2.600.000
Stanlee
Slip On, Kawasaki Ninja 250 R
550.000
Stanlee
Full System, Kawasaki Ninja 250 R
1.200.000
Stanlee
Full System Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
1.500.000
TDR
Racing Steel Muffler ANNR, Yamaha Jupiter MX 135 LC
660.000
TDR
Racing Steel Muffler 2 Sound, Yamaha Mio
1.230.000
TDR
Racing Steel Muffler 2 Sound, Suzuki Spin 125
1.230.000
TDR
Racing Steel Muffler 2 Sound, Honda Vario
1.230.000
TDR
Racing Steel Muffler, Honda CBR 150
1.750.000
TDR
Racing Steel Muffler, Yamaha F1ZR
730.000
TDR
Racing Steel Muffler, Yamaha Jupiter MX 135 LC
1.100.000
TDR
Racing Steel Muffler, Yamaha Jupiter Z (Silent)
900.000
TDR
Racing Steel Muffler, Kawasaki KR 150
290.000
TDR
Racing Steel Muffler New Folder 2 Sound, Yamaha Jupiter Z
375.000
TDR
Racing Steel Muffler New Folder 2 Sound, suzuki Shogun 125
375.000
TDR
Racing Steel Muffler, Kawasaki Ninja KRR
1.500.000
TDR
Racing Steel Muffler, Suzuki Satria FU-150
1.500.000
TDR
Racing Steel Muffler, Suzuki Shogun 125 (Silent)
900.000
TDR
Racing Steel Muffler, Suzuki Smash (Silent)
900.000
Merk
Type
Price (IDR)
TDR
Racing Steel Muffler, Honda Sonic
1.500.000
TDR
Muffler Tri Oval CLR, Suzuki Satria FU-150
858.000
TDR
Muffler Tri Oval CLR, Yamaha Scorpio
858.000
TDR
Muffler Tri Oval CLR, Suzuki Thunder 125
858.000
TDR
Muffler Tri Oval CLR, Honda Tiger
858.000
TDR
Muffler Tri Oval CLR, Yamaha V-Ixion
858.000
TDR
Racing Stainless Muffler, Honda CBR 150
2.750.000
TDR
Racing Stainless Muffler Left Side, Yamaha Jupiter MX 135 LC
3.000.000
TDR
Racing Stainless Muffler, Yamaha Nouvo/Mio
2.250.000
TDR
Racing Stainless Muffler Right Side, Yamaha Jupiter MX 135 LC
3.000.000
TDR
Racing Stainless Muffler, Suzuki Satria FU-150
2.500.000
TDR
Racing Stainless Muffler, Honda Sonic
2.500.000
TDR
Racing Stainless Muffler Tri Oval, Kawasaki Ninja 250
4.500.000
TDR
Racing Stainless Muffler Silent, Yamaha Jupiter Z
775.000
TDR
Racing Stainless Muffler Silent, Yamaha Mio
775.000
TDR
Racing Stainless Muffler Silent, Honda Absolute Revo
775.000
TDR
Racing Stainless Muffler Silent, Suzuki Shogun 125
775.000
TDR
Racing Stainless Muffler Silent, Suzuki Smash
775.000
TDR
Racing Stainless Muffler Silent, Honda Supra X 125
775.000
Two Brothers
Full System Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
7.300.000
Two Brothers
Full System Titanium, Kawasaki Ninja 250 R
7.300.000
Two Brothers
Full System Alumunium, Kawasaki Ninja 250 R
6.600.000
Two Brothers
Slip On Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
4.500.000
Two Brothers
Slip On Titanium, Kawasaki Ninja 250 R
4.500.000
Two Brothers
Slip On Alumunium, Kawasaki Ninja 250 R
3.600.000
Vince And Hines
Slip On, Kawasaki Ninja 250 R
5.500.000
Yoshimura
Full System Carbon, Kawasaki Ninja 250 R
7.800.000




#SEMOGA_BERMANFAAT  : WAHYOE